Bergulir.com, Palu – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) bersama Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan berkontribusi untuk rakyat melalui kegiatan “Jumat Berbagi”.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang masih berjuang memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Di tengah kondisi kehidupan rakyat yang semakin berat, berbagi bukan sekadar tindakan sosial, melainkan bagian dari perjuangan untuk membangun kesadaran bahwa persoalan kesejahteraan rakyat adalah tanggung jawab bersama.
Jumat Berbagi menjadi ruang untuk mempererat solidaritas antara mahasiswa, buruh, dan masyarakat. Apa yang dibagikan mungkin sederhana, tetapi semangat yang dibangun jauh lebih besar: bahwa rakyat tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian menghadapi kesulitan hidup.
Bagi LMND dan FNPBI Sulawesi Tengah, kemiskinan yang dihadapi masyarakat bukan semata-mata persoalan individu, melainkan bagian dari persoalan struktural. Ketika sebagian rakyat masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, sementara kekayaan dan sumber daya terus terkonsentrasi pada segelintir kelompok, maka ada sistem ekonomi yang harus dipertanyakan.
Kondisi tersebut merupakan wajah dari apa yang disebut sebagai “Serakahnomics” sebuah cara pandang terhadap praktik ekonomi yang menempatkan akumulasi keuntungan dan kepentingan segelintir pemilik modal di atas kebutuhan hidup rakyat.
Rakyat tidak boleh dibiarkan lapar di tengah kekayaan yang melimpah. Solidaritas adalah kekuatan, dan perjuangan adalah jalan untuk memastikan kesejahteraan menjadi hak seluruh rakyat.
LMND dan FNPBI Sulawesi Tengah menyerukan agar semangat Jumat Berbagi terus hidup dan berkembang. Sebab bagi kami, perjuangan bukan hanya tentang menyuarakan kritik, tetapi juga hadir, bergerak, dan berdampak untuk masyarakat.

















