Poso – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Poso sukses melaksanakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) Ke-IV sebagai bagian dari proses kaderisasi dan penguatan ideologi organisasi. PPAB merupakan tahapan awal kaderisasi yang bertujuan memperkenalkan nilai-nilai Marhaenisme serta membentuk kader yang berjiwa nasionalis, progresif, dan berpihak kepada rakyat.
DPC GMNI Poso menyelenggarakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Poso sebagai pintu masuk menjadi anggota GMNI.
Kegiatan ini diikuti oleh calon anggota GMNI yang berjumlah 7 orang yang diselenggarakan oleh pengurus serta kader DPC GMNI Poso dengan melibatkan pemateri dari DPC GMNI Touna dan DPC GMNI Kota Palu.
PPAB dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juni 2026 dan berlangsung selama dua hari di Desa Maliwuko, Kec. Lage, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan rangkaian kegiatan kaderisasi, diskusi, dan pengenalan organisasi GMNI.
PPAB dilaksanakan untuk merekrut anggota baru, memperkuat basis kaderisasi organisasi, serta menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, dan Marhaenisme sebagai dasar perjuangan GMNI.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi ideologi, diskusi kelompok, pengenalan sejarah dan perjuangan GMNI, serta evaluasi peserta. Seluruh rangkaian berjalan lancar, aktif, dan penuh antusiasme dari peserta sehingga PPAB dinilai sukses mencapai target kaderisasi yang telah ditetapkan.
Ketua DPC GMNI Poso, Fahmi Syahab, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya berharap para peserta yang telah mengikuti PPAB dapat menjadi kader-kader Marhaenis yang memiliki integritas, semangat perjuangan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ucap Fahmi Syahab saat memberikan sambutan.
Dengan suksesnya pelaksanaan PPAB ini, DPC GMNI Poso optimistis dapat terus memperkuat gerakan mahasiswa yang berlandaskan semangat “Pejuang Pemikir, Pemikir Pejuang”.
