banner 728x250
Berita  

Aliansi Muslim Touna Audiensi dengan Polres, Sampaikan Enam Rekomendasi untuk Menjaga Kamtibmas

Foto: Aliansi Muslim Touna audensi bersama Polres Touna
banner 120x600
banner 468x60

Tojo Una-Una – Aliansi Muslim Touna melakukan audiensi dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una guna menyampaikan aspirasi dan rekomendasi masyarakat terkait kondisi keamanan, ketertiban, serta persoalan sosial yang berkembang di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.

Audiensi tersebut berlangsung di Aula Bhakti Satria Polres Touna dan diterima langsung oleh Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.IK., M.H., bersama Wakapolres Touna, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intel, serta Kapolsek Ampana Kota.

banner 325x300

Aliansi Muslim Touna merupakan wadah yang menghimpun sejumlah organisasi Islam yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una dan berada di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tojo Una-Una. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua dan Sekretaris, dan Kordinator Bidang Fatwa MUI Touna serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Tojo Una-Una.

Dalam audiensi tersebut, para peserta membahas sejumlah persoalan yang dinilai menjadi perhatian masyarakat saat ini. Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang penyampaian aspirasi dan masukan kepada pihak kepolisian sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una.

Melalui pertemuan tersebut, Aliansi Muslim Touna menyerahkan enam rekomendasi kepada Polres Tojo Una-Una. Rekomendasi itu diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan tindak lanjut aparat kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Berikut 6 poin rekomendasi tersebut:
1. Tidak menerbitkan izin keramaian yang berpotensi melanggar nilai-nilai agama, budaya, serta norma yang berlaku di masyarakat.
2. Membatasi waktu pelaksanaan kegiatan atau izin keramaian hingga paling lambat pukul 23.30 WITA.
3. Meminta, mendesak, serta mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut dan menyelesaikan kasus peredaran serta penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol (miras) yang terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una.
4. Tidak memberikan ruang atau fasilitas yang dapat digunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan ketentuan hukum dan norma yang berlaku, termasuk praktik yang berkaitan dengan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
5. Membangun sinergitas antara Polres, Pemerintah Daerah, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam melaksanakan patroli secara rutin guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.
6. Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dan menindaklanjuti secara tegas kasus perjudian serta praktik sabung ayam yang terjadi di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Aliansi Muslim Touna berharap enam rekomendasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Tojo Una-Una.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya menerima seluruh masukan dan saran yang disampaikan Aliansi Muslim Touna. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, MUI, serta organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tojo Una-Una.

Audiensi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara elemen masyarakat dan kepolisian, sehingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat disampaikan melalui jalur dialog serta ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *