Tojo Una-Una – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Fahmi Alamri, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPC PPP Touna terhitung sejak tanggal 2 Oktober 2026. Keputusan tersebut, menurut Fahmi, diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan dengan penuh kesadaran.
Menegaskan pengunduran dirinya tidak mengurangi rasa hormat dan penghargaan kepada PPP, termasuk seluruh jajaran pengurus, kader, calon legislatif, serta simpatisan yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan perjuangan politiknya di Kabupaten Tojo Una-Una.
Selama memimpin DPC PPP Touna, Fahmi menyebut dirinya memperoleh banyak pengalaman berharga, khususnya dalam membangun konsolidasi dan kerja bersama jajaran pengurus serta para calon legislatif. Perjalanan tersebut turut mengantarkan PPP Touna meraih empat kursi di DPRD Kabupaten Tojo Una-Una pada Pemilu 2024. Pada 2024, Fahmi juga tercatat sebagai Ketua DPC PPP Touna dan PPP membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dengan berbekal empat kursi DPRD kabupaten.
Capaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan PPP Touna, mengingat sebelumnya partai tersebut disebut tidak memiliki keterwakilan kursi di DPRD Touna selama tiga periode (15 tahun. Dalam pemberitaan sebelum Pemilu 2024, Fahmi menyampaikan target untuk mengembalikan PPP sebagai kekuatan politik yang memiliki keterwakilan di parlemen daerah.
Selain perolehan empat kursi di tingkat kabupaten, Fahmi juga menyebut perjuangan kepengurusannya turut menghasilkan satu kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, kerja sama, serta kesempatan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Tojo Una-Una.
“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, kerja sama, dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya selama menjalankan amanah sebagai Ketua PPP Kabupaten Tojo Una-Una. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya dapatkan bersama seluruh pengurus, kader, dan para calon legislatif,” ujar Fahmi.
Setelah menyatakan mundur dari kepengurusan PPP Touna, Fahmi menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan perjuangan politik bersama Partai Amanat Nasional (PAN). Langkah tersebut menandai babak baru perjalanan politik Fahmi setelah sebelumnya memimpin PPP Touna dan membawa partai tersebut meraih keterwakilan di DPRD tingkat kabupaten maupun provinsi.
