bergulir.com- Keputusan membayarkan gaji aparatur sipil negara tepat pada tanggal 1, meski bertepatan dengan hari libur, menjadi penanda arah kepemimpinan baru di Kabupaten Parigi Moutong. Di bawah kendali Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid, pemerintah daerah memilih memastikan hak pegawai terpenuhi tanpa menunggu hari kerja berikutnya.
Langkah ini bukan perkara teknis semata. Dalam praktik pemerintahan daerah, pembayaran gaji sering tertunda saat tanggal jatuh pada hari libur dengan alasan prosedur administrasi. Pemkab Parigi Moutong mengambil pilihan berbeda. Proses disiapkan lebih awal agar gaji tetap cair sesuai tanggal, tanpa mengorbankan kepastian bagi ASN dan guru PPPK.
Seorang guru PPPK di Parigi Moutong yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut. Ia menilai kebijakan ini mencerminkan kerja cepat dan perhatian nyata pemerintah daerah terhadap pegawai. Ketepatan waktu gaji disebut sangat membantu pengaturan kebutuhan rumah tangga dan memberi rasa tenang bagi tenaga pendidik.
Menurutnya, kepastian tanggal pembayaran memiliki arti penting bagi guru PPPK yang selama ini menghadapi berbagai penyesuaian sistem kerja. Ketika gaji diterima tepat waktu, fokus pada tugas mengajar menjadi lebih terjaga dan beban psikologis berkurang.
Dari sudut pandang tata kelola, kebijakan ini menunjukkan koordinasi yang rapi antara pimpinan daerah dan perangkat pengelola keuangan. Pembayaran di hari libur menandakan perencanaan anggaran dilakukan dengan disiplin, bukan sekadar mengikuti ritme rutin bulanan.
Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid melalui langkah ini mengirim pesan tegas bahwa pelayanan publik dimulai dari internal pemerintahan. Hak pegawai diperlakukan sebagai prioritas, bukan sekadar administrasi yang menunggu waktu luang.
Apresiasi dari guru PPPK menjadi suara lapangan yang menegaskan dampak kebijakan tersebut. Ketika pemerintah daerah hadir tepat waktu dalam memenuhi kewajibannya, kepercayaan tumbuh dan etos kerja terjaga. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin besar, keputusan sederhana namun tegas ini layak dicatat sebagai praktik baik pemerintahan daerah di Parigi Moutong.









